Hukum Gagal, Peluru Berbicara: Keadilan (The Verdict) Film Paling Jujur Soal Keadilan

Minggu, 26 April 2026, 10.20 WIB


Poster resmi film Keadilan The Verdict. Sumber MD Pictures

INFOSINI SURABAYA – Film Keadilan (The Verdict) menjadi salah satu gebrakan besar di dunia perfilman Indonesia di penghujung tahun 2025. Bukan hanya karena aksinya yang spektakuler saja, tetapi karena alurnya yang dapat menyentuh luka. Selama ini jarang sekali sebuah film berani  mengangkat ke layar lebar tentang bobroknya sistem hukum di Indonesia.  

Film yang resmi tayang perdana pada 20 November 2025 ini mengisahkan Raka yang diperankan oleh Rio Dewanto, seorang petugas keamanan pengadilan yang setiap harinya menjadi saksi bisu bagaimana hukum dapat dimanipulasi oleh uang dan koneksi. Hidupnya runtuh ketika sang istri, Nina yang diperankan oleh Niken Anjani seorang pengacara muda yang sedang mengandung, Nina dibunuh secara sadis oleh anak seorang konglomerat.  

Raka pun berhadapan dengan Timo diperankan oleh Reza Rahadian, merupakan pengacara licik yang sangat pandai untuk memutar balikan fakta, di satu sisi ia tahu hukum harus tetap ditegakkan, namun di sisi lain ia menyaksikan hukum itu sendiri yang bermain-main. Terjepit diantara kepercayaan dan kehancuran, perlahan Raka mulai kehilangan keyakinannya hingga terpaksa memutuskan untuk mengambil ahli persidangan dengan sebuah pistol di tangannya.  

Keadilan (The Verdict) merupakan sebuah film Indonesia pertama yang berkolaborasi langsung dengan Korea Selatan. Lee Chang-hee, sutradara di balik serial Netflix A Killer Paradox dan Strangers From Hell, ditunjuk sebagai sutradara utama yang didampingi Yusron Fuadi merupakan sineas Indonesia peraih Film Terbaik JAFF Indonesian Screen Awards 2023 lewat Setan Alas! Naskahnya ditulis oleh Yoon Hyun-ho dari Korea, sementara produksinya ditangani bersama oleh Manoj Punjabi (MD Pictures) dan Song Hyun Ju dari Korea. 

“Kita akan membuat sebuah karya baru yang belum ada di Indonesia sebelumnya. Dari naskah, ini sudah menarik duluan. Ditambah lagi, wishlist-ku sejak kecil aku ingin meledakkan mobil, nah ini diiyakan oleh teman-teman produser,” ungkap sutradara Yusron Fuadi (dikutip dari mdentertainment.com).

Kolaborasi lintas negara ini terasa sangat nyata ketika tayang di layar. Sekitar 70% adegan film ini berlokasi di ruang sidang, sebuah genre legal thriller yang diklaim masih langka di perfilman Indonesia dengan diselingi adegan aksi intens seperti, pengepungan gedung pengadilan, baku tembak, hingga pengeboman. Sinematografi rapi khas produksi Korea berpadu dengan isu yang sangat dekat dengan keseharian Indonesia: korupsi, kesenjangan hukum, dan rakyat kecil yang tak punya pilihan selain nekat. Tak heran bila film ini meraih skor 8.0/10 untuk sinematografi dan 9.0/10 untuk adegan aksi berdasarkan penilaian penonton, meski sisi cerita dinilai lebih moderat di angka 6.5/10 sangat sedikit di bawah skor IMDb keseluruhan yang berada di 6.2 dari 10.

Dari sisi penampilan, Rio Dewanto dan Reza Rahadian menjadi magnet utama. Keduanya saling berhadapan di ruang sidang dengan chemistry yang meyakinkan. Raka yang patah melawan Timo yang tak pernah goyah. Akting keduanya mencatat penilaian tertinggi dari penonton di angka 8.5/10, menjadi nilai jual terkuat film ini.  

Di Letterboxd, seorang penonton internasional menulis: "This movie feels very close to Indonesia's real legal issues!" dan kalimat itu mungkin adalah ulasan paling jujur yang bisa diberikan. Film ini bukan hanya hiburan. Film ini dapat menimbulkan sebuah pertanyaan  yang dapat dilontarkan langsung ke wajah penontonnya, kalau hukum di negara mu gagal, apa yang akan kamu lakukan?.

Keadilan (The Verdict) bukan hanya sebuah film yang menawarkan sebuah solusi, namun ia memberitahukan bagaimana cara kerjanya sistem hukum di Indonesia. Tapi, melalui film ini kita sebagai rakyat Indonesia harus memberantas cara kerja hukum itu, karena hukum itu harus adil untuk rakyat.  



Penulis : Seventover Natanael Sotardodo Sihombing






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persaingan Film Lebaran 2026 Memanas, Horor Masih Jadi Favorit Penonton

Dari Senin Harga Naik ke Realita Keluarga Muda: Saat Inflasi Memicu Konflik Rumah Tangga

UPN Jatim Edu Expo 2026 Bantu Siswa SMA Tentukan Masa Depan