Pameran Lukisan Nasional "Goresan" Diperpanjang Dua Pekan di Alun-Alun Surabaya
![]() |
| pameran "Goresan" di Basement Alun - Alun Surabaya |
Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Mei 2026 ini diperpanjang setelah pihak pengelola ruang pamer di basement memastikan bahwa tidak ada kegiatan lain yang terjadwal pada periode berikutnya. Momentum langka tersebut langsung dimanfaatkan oleh IPI sebagai kesempatan emas untuk memperluas jangkauan apresiasi seni kepada masyarakat luas, khususnya warga Surabaya dan sekitarnya yang belum sempat hadir pada periode awal pameran.
Pameran "Goresan" menghadirkan deretan karya pilihan dari para pelukis berbakat yang berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, menampilkan kekayaan ekspresi visual dalam ragam gaya seni rupa, mulai dari realisme yang memotret dunia apa adanya, naturalisme yang merayakan keindahan alam, hingga ekspresionisme yang menuangkan perasaan sang seniman di atas kanvas. Keberagaman gaya dan tema inilah yang menjadikan pameran ini tidak hanya sekadar ajang pamer karya, tetapi juga sebuah perjalanan visual yang kaya makna bagi setiap pengunjung.
Selama penyelenggaraan berlangsung, pengunjung tidak hanya diajak untuk menikmati karya-karya terkurasi yang dipajang di sepanjang ruang pamer, tetapi juga mendapatkan kesempatan istimewa untuk berinteraksi langsung dengan para seniman yang hadir. Percakapan hangat antara pelukis dan penikmat seni menjadi salah satu daya tarik tersendiri yang membuat suasana pameran terasa hidup dan personal. Bagi pengunjung yang jatuh hati pada karya tertentu, sejumlah lukisan juga tersedia untuk dibeli langsung di lokasi, menjadikan pameran ini sekaligus sebagai pasar seni yang terbuka bagi siapa pun.
"Perpanjangan ini murni agar publik punya waktu lebih panjang untuk mengapresiasi karya. Kebetulan basement belum terisi agenda pameran berikutnya, jadi kami manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya," ujar salah satu pelukis peserta pameran dengan penuh semangat. Ia menambahkan bahwa respons positif dari pengunjung sejak hari pertama menjadi motivasi terbesar bagi seluruh peserta untuk terus hadir dan berbagi cerita di balik setiap goresan yang mereka ciptakan.
IPI sendiri menargetkan kunjungan dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, pelajar, hingga komunitas seni, sebagai bagian dari upaya nyata dalam mendorong edukasi seni rupa dan memperluas pasar karya seni di Indonesia. Organisasi ini percaya bahwa mendekatkan seni kepada ruang publik yang ramai seperti Alun-Alun Kota Surabaya adalah strategi yang tepat untuk memperkenalkan nilai-nilai estetika kepada generasi muda yang selama ini mungkin belum akrab dengan dunia lukisan.
Pameran "Goresan" dibuka setiap hari mengikuti jam operasional Alun-Alun Kota Surabaya, sehingga masyarakat dapat dengan mudah menyesuaikan waktu kunjungan dengan aktivitas harian mereka. Informasi lengkap mengenai jadwal kegiatan pendamping, daftar seniman peserta, serta katalog karya yang dipamerkan tersedia di area registrasi pameran. Panitia mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan menjadikan pameran ini sebagai bagian dari perjalanan budaya yang tak terlupakan di jantung Kota Surabaya.
Shalwha Alyssa Mayangsari
24043010352

Komentar