Menikmati Akhir Pekan di 'Senja Budaya 2026': Geliat Seni dan Ekonomi di Tugu Pahlawan

Foto: Spot Foto di Senja Budaya 2026

Infosini Surabaya – Kawasan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya mendadak riuh dan dipadati warga pada Sabtu malam (30/5). Suasana rindang dan bersejarah di pusat kota ini bertransformasi menjadi panggung perayaan seni melalui gelaran Senja Budaya 2026, sebuah event yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya.

Acara yang berlangsung selama dua hari (Sabtu dan Minggu) ini berhasil menyedot perhatian lintas generasi. Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai berdatangan untuk menikmati suasana senja, yang kemudian berlanjut hingga malam hari dengan suguhan performa seni yang memikat.

Dari pantauan di lokasi, panggung utama yang berlatar belakang tiang megah Tugu Pahlawan menyajikan hiburan yang kontras namun harmonis. Mulai dari penampilan live music yang membawakan lagu-lagu bernuansa santai, hingga kesenian tradisional Ludruk yang sukses mengocok perut sekaligus menghibur para pengunjung yang duduk lesehan di area lapangan.

 Angkat Potensi UMKM Lokal

Foto: Tenant UMKM Senja Budaya 2026

Tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para seniman, Senja Budaya 2026 juga menjadi angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya, khususnya dari wilayah sekitar seperti Bubutan dan Krembangan. Event ini sengaja mengusung konsep kuliner jadul bertajuk "Cangkrukan Juang".

Salah satu pemilik tenant UMKM yang berjualan arbanat (rambut nenek) membagikan ceritanya saat ditemui di sela-sela acara. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar seni seperti ini.

"Awalnya kami ditawari oleh pihak Disparpa, siapa saja yang mau mengisi acara ini. Kemudian kami dikumpulkan dan diberi arahan mengenai menunya, yang memang dikonsep menu jadul seperti arbanat, leker, ronde, angsle, dan angkringan. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat ramai malam ini dan modal sudah bisa berputar balik," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para pelaku UMKM lokal tidak perlu berebut lapak karena pihak dinas sudah mengoordinasikannya secara langsung. Menurutnya, event seperti ini idealnya terus berlanjut karena sangat efektif mempromosikan produk lokal.

"Biasanya event seperti ini rutin diadakan lagi saat momen Ulang Tahun Surabaya atau Hari Kemerdekaan," tambahnya optimis.

Bagi masyarakat Surabaya yang melewatkan keseruan di hari Sabtu, gelaran Senja Budaya masih akan berlangsung hingga hari Minggu besok. Acara dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga malam hari, siap menemani waktu santai akhir pekan warga Kota Pahlawan.


Penulis: Nabilah Putri Hafzari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persaingan Film Lebaran 2026 Memanas, Horor Masih Jadi Favorit Penonton

UPN Jatim Edu Expo 2026 Bantu Siswa SMA Tentukan Masa Depan

Dari Senin Harga Naik ke Realita Keluarga Muda: Saat Inflasi Memicu Konflik Rumah Tangga